DPRD Pekanbaru Kecewa, Sampah Masih Menumpuk, tetapi Retribusi Tetap Dipungut

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Di depan rumah warga Kota Pekanbaru hingga kini masih banyak sampah yang menumpuk. Penyebabnya adalah lelang pengangkutan sampah di Pekanbaru belum selesai. Merespons hal ini, Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi mengatakan, dirinya kecewa lantaran DLHK Pekanbaru tetap melakukan pemungutan retribusi kepada masyarakat ketika sampah masih "menghiasi" rumah warga.

"Ini kelalaian dari pemerintah kota. Mestinya ada keringanan terkait retribusi sampah karena ada aduan warga retribusi masih diambil, sementara sampah bermasalah," ucapnya, Ahad (17/1/2021).

Disampaikannya, retribusi baru dapat dibayarkan saat adanya pelayanan.

"Retribusi ini sama seperti membayar jasa, sementara situasi sekarang sampah lagi bermasalah di Pekanbaru. Seharusnya, ada kebijakan dari pemerintah terkait dengan retribusi sampah ini. Aduan warga, yang meminta retribusi ini dari DLHK," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Untuk diketahui, sejak tahun baru 2021, Kota Pekanbaru sudah mulai kembali "diteror" oleh tumpukan sampah. Bahkan, di beberapa titik terdapat tumpukan sampah yang sudah mengeluarkan bau busuk dan sampah sudah memasuki drainase. Hal ini juga buntut dari berakhirnya proyek kerjasama multiyears antara Pemko Pekanbaru bersama PT Godang Tua Jaya dan juga PT Samhana Indah yang selama tiga tahun belakangan ini menjadi rekanan Pemko dalam pengangkutan sampah.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-dprd-pekanbaru-kecewa-sampah-masih-menumpuk-tetapi-retribusi-tetap-dipungut.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)