Kasus Dugaan Pemalsuan Data Pasien Covid-19, Polda Riau Dalami Sejumlah Barang Bukti

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sejumlah barang bukti dugaan pemalsuan data pasien Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru didalami oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Adapun barang bukti awal ini diperoleh dari pelapor Wince Oktovia. Wince sendiri sebelumnya melaporkan dugaan pemalsuan data kematian ibunya, Wirsyamsiwarti (66), ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau pada Kamis (14/10/2020).

Data ini diketahui dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Pekanbaru. Menurut laporannya, Wince yang didampingi kuasa hukumnya mennyatakan bahwa orangtuanya tidak menderita Covid-19, yang dibuktikan dengan 2 kali hasil tes swab yang dilakukan di Rumah Sakit Ibnu Sina dengan hasil negatif. Data yang disertai oleh Wince dalam laporannya tersebut menjadi bukti awal bagi Polda Riau.

"Barang bukti itu masih dipelajari dan didalami oleh penyidik," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Jumat (23/10/2020).

Barang bukti itu, sambungnya, berupa fotokopi dari Dinas Kesehatan tentang data yang menyebutkan orangtua Wince positif Covid-19 dan data positif yang dikeluarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

"Ada juga fotokopi hasil swab test almarhumah sebanyak 2 kali swab dan fotokopi postingan yang didapatkan dari medsos," tuturnya.

Ia menerangakn, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor. Di samping itu, penyidik pun akan memanggil sejumlah saksi, termasuk dari pihak rumah sakit dan dinas kesehatan.

"(Seperti) keluarga korban yang mungkin kemarin mengambil data swab itu. Kemudian dari pihak terkait akan kami ambil keterangan," jelasnya.

Laporan serupa juga dilakukan oleh Zulkardi bersama sejumlah keluarga pasien lainnya. Menurut mereka, terdapat indikasi kesengajaan dalam kasus ini dan bukan salah input data.

"Ini sangat tidak masuk akal. Satu (kasus) mungkin tak apa, tapi ini lebih dari satu. Jadi, di sini kuat dugaan ada permainan, ada mafia di balik bencana Covid-19. Sebelumnya (almarhumah) dirawat di RS Ibnu Sina. Hasil swab negatif," tutur Zulkardi.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-kasus-dugaan-pemalsuan-data-pasien-covid19-polda-riau-dalami-sejumlah-barang-bukti.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)