Izin Laboratorium Biomolekuler, DPRD Pekanbaru Minta Pemko Desak BalitbangKes
- Rabu, 30 Desember 2020
- 726 likes
Masterplan Pengendalian Banjir Pekanbaru akan Diekspos Dinas PUPR pada Awal Tahun
- Rabu, 30 Desember 2020
- 726 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Penataan kecamatan pada Rabu (30/12/2020) diresmikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Terkait hal itu, akan banyak perubahan administrasi kewilayahan setelah pemekaran kecamatan.
"Perubahan wilayah administrasi, baik kecamatan dan kelurahan," ucap Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus MT.
Ia menerangkan, setiap pemekaran kecamatan tentu ada konsekuensi. Terdapat perubahan status, imbuhnya, sesuai dengan daerah yang baru.
"Ini sudah kami sosialisasikan, kemudian komunikasi. Misalkan tadi tentang tanah. Makanya BPN kami hadirkan di dalam peresmian penataan kecamatan itu. Itu kuncinya wilayah itu BPN," tuturnya.
Disampaikannya, untuk administrasi kependudukan, Pemko Pekanbaru telah berkomunikasi dengan Kemendagri. Dalam hal ini, dirjen kependudukan dan catatan sipil.
"Kemudian juga diikuti oleh perubahan yang ada. Banyak sekali akan terjadi perubahan maka insya Allah dalam jangka waktu yang telah direncanakan di masing-masing OPD teknis kami akan maksimalkan melakukan pelayanan," paparnya.
Kecamatan yang diresmikan, yakni Kecamatan Tuah Madani dan Kecamatan Bina Widya yang dimekarkan dari Kecamatan Tampan. Nama Kecamatan Tampan sendiri akan dihilangkan. Lalu, Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir akan terbagi dalam tiga kecamatan baru yang diberi nama Kecamatan Rumbai, Kecamatan Rumbai Timur, dan Kecamatan Rumbai Barat. Berikutnya, Kecamatan Tenayan Raya terbagi menjadi Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim.(rzt)
Comments (3)
https://www.riauhits.com/berita-ini-kata-wako-pekanbaru-soal-perubahan-administrasi-setelah-penataan-kecamatan-diresmikan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply