Hari Pantun Sedunia pada Tanggal 17 Desember Diusulkan LAMR

Logo
Gedung LAM Riau.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Tanggal 17 Desember diusulkan untuk ditetapkan sebagai Hari Pantun Sedunia seiring dengan penetapan khazanah lisan itu sebagai warisan dunia oleh UNESCO pada tanggal serupa tahun 2020. Usulan itu sendiri datang dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Menurut LAMR, dengan begitu maka pantun memiliki suatu tanggal yang menjadi suatu titik aktivitas secara bersama-sama dalam suatu masa tertentu.

"Oleh karena pantun diakui sebagai warisan dunia, tentu kami mengusulkan agar hari untuknya bersifat dunia yang tulang punggungnya berada di Indonesia dan Riau maupun Kepri, khususnya," ucap Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri Al Azhar didampingi Sekum MKA LAMR Datuk, Taufik Ikram Jamil dan Kepala Dinas Kebudayaan Riau Yoserizal Zen, Rabu (23/12/2020).

Disampaikannya, pantun diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kemanusiaan (Representative List of Intangible Cultural Heritage of Humanity) melalui sidang UNESCO di Jamaika, Amerika Tengah pada Kamis (17/12/2020) lalu. Hal ini diusul bersama Malaysia, basis pantun di Riau, dan Kepulauan Riau yang dimotori oleh Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) atas naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI.

Ia menyebut, dengan posisi pantun itu, Indonesia sudah memiliki 11 materi budaya yang diakui sebagai WBTB. Sebelumnya ada keris, wayang, pendidikan dan pelatihan batik, angklung, tari saman, noken, tari tradisi Bali, pinisi, dan pencak silat. Khusus pantun, menjadi milik Indonesia dan Malaysia, berbeda dengan materi budaya lainnya yang sudah diakui terlebih dahulu sebagai warisan dunia.

Pengakuan dunia terhadap pantun ini, sambungnya. tentu sangat bermakna bagi kebudayaan di tanah air. Akan tetapi, hal ini pun menuntut aktivitas pantun agar lebih bermakna bagi pantun itu sendiri dan manusia pendukungnya, baik lokal maupun global.

"Jangan salah, status itu bisa dicabut kalau kami cuai terhadap pantun," tuturnya, bersama Ketua ATL Prof Dr Pudentia, saat mengikuti persidangan penetapan pantun sebagai warisan dunia secara virtual.

Adapun penetepan hari pantun sebagai suatu momen untuk memuliakan pantun secara bersama-sama. Aktivitas pantun di luar tanggal ini tentu saja sangat diperlukan dan meningkatkan volume aktivitasnya dibandingkan sebelumnya, menjadi salah satu jalan untuk pemuliaan dimaksud. Terlebih, berbagai kemungkinan dapat dibuat di tengah perkembangan teknologi komunikasi sekarang.

"Kami akan mengusulkan niat ini secara berjenjang, misalnya melalui Pemprov Riau, pemerintah RI, sampai ke UNESCO dengan tetap menggandeng pihak-pihak pemrakarsa pantun sebagai warisan dunia terutama ATL," cakapnya.

Pantun dipercayai sebagai karya asli nusantara diperkirakan sudah wujud lebih dari 1.500 tahun lalu, semula digunakan sebagai alat komunikasi manusia dengan sesuatu yang ghaib melalui upacara pengobatan seperti dalam tradisi masyarakat Talangmamak dan Sakai. Pantun kemudian memasuki ruang komunal seperti upacara adat, sampai memasuki arena populer dan ekspresi sehari-hari. Ia melekat dalam jenis kelisanan lain di Riau seperti kayat pantun, menumbai, pantun atui, batobo, dan koba.

Bukan hanya di dalam negeri, pantun pun mengilhami penyair dari lain dalam mengembangkan kreativitas. Dengan bentuk persajakan “ab/ab” yang terdiri atas sampiran dan isi masing-masing dua baris pula, khazanah itu mengilhami sastrawan Prancis ternama, Victor Hugo, seperti terlihat dalam karyanya bertajuk Les Orientalis (1829) setelah ia berkenalan dengan A Dictionary and Grammar of the Malayan Language oleh William Marsden tahun 1812.

Ditambahkan Taufik Ikram Jamil, pada tanggal 17 Desember dipilih untuk hari pantun itu sebab pada tanggal tersebutlah pantun ditetapkan sebagai WBTB. Beberapa materi budaya, sambugnya, menjadikan tanggal penetapannya sebagai warisan dunia untuk hari materi budaya itu sendiri. Angklung, misalnya, ditetapkan sebagai WBTB oleh UNESCO tanggal 17 November 2019 sehingga pada tanggal itu pulalah dijadikan sebagai hari angklung sedunia.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-hari-pantun-sedunia-pada-tanggal-17-desember-diusulkan-lamr.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)