DPRD Pekanbaru Minta Satpol PP Tertibkan Pasar Kaget di Tenayan Raya

Logo
Gedung DPRD Pekanbaru.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Banyaknya pasar rakyat atau pasar kaget di lingkungan Kecamatan Tenayan Raya membuat masyarakat sekitar resah. Namun, kini kegelisahan itu terobati setelah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kota Pekanbaru dengan Satpol PP, Disperindag Kota Pekanbaru, Selasa (1/9/2020), Ketua Komisi II, H. Fathullah yang juga pemimpin rapat menegaskan pasar kaget itu harus ditertibkan.

Dalam rapat itu juga hadir Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani serta anggota Komisi II lainnya, seperti Muhammad Sabarudi, Sri Rubianty, Arwinda, dan Munawar Syahputra.

"Keberadaan pasar kaget yang buka setiap hari di Kecamatan Tenayan Raya harus segera ditertibkan. Kami minta dalam pekan ini Satpol PP dan Disperindag dapat menjalankan tugasnya," kata Fathullah.

Adapun RDP ini juga dihadiri oleh Camat Tenayan Raya, Indah, serta beberapa tokoh masyarakat Tenayan Raya ini. Fathullah sendiri mendukung bahwa pasar kaget tersebut harus ditertibkan. Selain menjadi penyebab kemacetan, terangnya, lingkungan juga menjadi tercemar akibat dari limbah sampah para pedagang.

"Yang boleh berjualan adalah pasar kaget mingguan di wilayah yang sudah kami sepakati secara bersama. Sejauh ini masyarakat sudah merasa tidak nyaman dengan keberadaan pasar kaget harian yang selama ini menimbulkan beberapa dampak terhadap masyarakat, baik menganggu kenyamanan berlalu lintas serta masalah kebersihanan juga dikeluhkan oleh masyarakat," tuturnya.

Di sisi lain, menurut wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Tenayan Raya, Muhammad Sabarudi, untuk antisipasi kembalinya pedagang berjualan di area itu, Satpol PP diminta untuk berjaga di wilayah yang digunakan sebagai pasar tersebut.

"Untuk itu, kami meminta kepada Disperindag dan Satpol PP Pekanbaru untuk melakukan pengawasan dan kepada perwakilan padang pasar kaget bisa memberikan penjelasan kepada rekan-rekan pedagang pasar kaget harian yang biasa berjualan," kata politikus PKS ini.

Bukan hanya merugikan pengguna jalan saja, imbuhnya, sejumlah warga yang berdagang di sekitar pasar kaget juga merasa dirugikan sebab banyaknya pedagang di pasar kaget tersebut.

"Memang keberadaan pasar kaget harian selama ini sudah membuat masyarakat menjadi resah, bahkan ada masyarakat yang memiliki warung atau kedai menjadi tutup akibat keberadaan pasar kaget harian ini," paparnya.

Dikatakan Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani, dari kesepakatan yang sudah diambil dari RDP tersebut, tidak dibenarkan bahwa pasar kaget dibuka setiap harinya.

"Yang harian ditiadakan dan yang dibolehkan satu pekan dalam sekali. Itu pun harus mematuhi prosedur yang ada. Dan juga parkir, sampah, serta dari info tokoh masyarakat, ada kotoran manusia yang dibuang di sana karena tidak adanya toilet," katanya.

Ditegaskannya, dirinya akan memantau perkembangan dalam sepekan ke depan. Di samping itu, ia pun berharap agar tidak ada lagi laporan yang diterima olehnya terkait pasar kaget itu.

"Kami harapkan Satpol PP selama sepekan ini bisa menjaga agar tidak ada lagi pasar kaget yang buka harian. Saya juga sudah menyampaikan berbagai pihak bahwa kami tidak ingin lagi ada permasalahan seperti ini," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-dprd-pekanbaru-minta-satpol-pp-tertibkan-pasar-kaget-di-tenayan-raya.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)