Biaya Penanganan Banjir di Pekanbaru Dianggarkan Rp13 M, Ini Rinciannya

Logo
Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya, Pekanbaru.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Dana senilai Rp13 miliar untuk penanganan banjir dianggarkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dari angka ini, hanya Rp9 miliar untuk perbaikan drainase dan normalisasi anak sungai. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, dana ini untuk penanganan 375 titik drainase bermasalah yang menyebabkan banjir.

Dirincinya, dana ini pun ditujukan untuk penggajian tenaga harian lapangan (THL) sebesar Rp7 miliar. Lalu, operasional alat berat normalisasi sungai sebesar Rp3 miliar sehingga tersisa Rp6 miliar untuk perbaikan drainase.

"Kami ada dana Rp13 miliar, sekitar Rp6 miliar untuk perbaikan drainase. Untuk itu, penanganan drainase tahun ini akan kami gesa untuk jangka pendek dan mendesak, seperti menggali sumbatan, menyambung drainase yang belum tersambung, dan menggali sumur resapan," ucapnya, Kamis (21/1/2021).

Penanganan masalah drainase ini, sambungnya, sudah berdasarkan masterplan penanganan banjir yang terbentuk pada tahun 2020 lalu sehingga pihaknya dapat mengetahui masalah drainase yang bisa diselesaikan secepatnya, membutuhkan jangka waktu menengah dan jangka waktu panjang.

"Di masterplan itu ada 375 titik drainase bermasalah, 113 titik banjir. Untuk jangka pendeknya, sudah kami mulai, seperti gorong-gorong di Jalan Datuk Tunggul, Kecamatan Tampan," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-biaya-penanganan-banjir-di-pekanbaru-dianggarkan-rp13-m-ini-rinciannya-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)