Realisasi Vaksin MR di Pekanbaru Hanya 27 Persen, 20 Sekolah Menolak

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sejumlah kendala masih merintangi program pemberian vaksin Measles Rubela (MR) di Kota Pekanbaru. Adapun kampanye pemberian vaksin MR yang dilakukan dinas Kesehatan di sekolah-sekolah tidak selamanya berjalan mulus.

Di sisi lain, dari data Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru diketahui bahwa sepanjang program vaksin MR diberlakukan hingga saat ini tercatat ada 20 sekolah di Pekanbaru menolak pelaksanaan Vaksin MR di sekolahnya. Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Indra Pomi, sebagian besar sekolah yang menolak vaksin MR adalah sekolah swasta yang ada di bawah naungan yayasan.

"Iya, memang kebanyakan yang menolak itu sekolah-sekolah yayasan. Kalau kami total bisa sampai 20an sekolah juga yang menolak," ucapnya.

Kendati begitu, pihaknya akan terus melakukan upaya guna menggesa pelaksanaan vaksin MR di sekolah-sekolah tersebut, antara lain, dengan menggandeng beberapa lintas sektor, seperti Dinas Pendidikan dan Kemenag Kota Pekanbaru. Dituturkannya, pelaksanaan Vaksin MR di Pekanbaru kini baru mencapai 27 persen lebih. Angka itu jauh dari target Kementerian Kesehatan lebih kurang sebesar 95 persen. 

Pada Oktober 2018 lalu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan kala itu realisasi imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) di Riau baru 37,7 persen. Ada tiga daerah dengan realisasi yang masih rendah yakni Dumai, Pekanbaru dan Siak.

"Realisasi masih diangka 37, 7 persen yang terendah itu di Dumai, Pekanbaru dan Siak," katanya pada 23 Oktober 2018 lalu.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-realisasi-vaksin-mr-di-pekanbaru-hanya-27-persen-20-sekolah-menolak.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)