Pemasukan Tertinggi PAD Kota Pekanbaru Berasal dari 6 Jenis Pajak Ini
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sebanyak enam dari sebelas jenis pajak daerah yang menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) realisasinya cukup memuaskan. Hal itu dikatakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru. Menurutnya, enam jenis pajak itu, yakni Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak restoran, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), Pajak Bumi Bangunan (PBB), serta Pajak Hotel dan Reklame.
Dikatakan Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru, Norpendike Prakarsa, target PAD dari 11 sektor pajak sebesar Rp 800 miliar.
“Dari 11 sektor tersebut, untuk triwulan pertama realisasinya mencapai Rp120 miliar dari target Rp152 miliar," ucapnya, Senin (6/5/2019).
Ia menyebut, dari 11 jenis pajak yang ada di Kota Pekanbaru, jenis pajak BPHTB masih menjadi penyumbang PAD tertinggi.
“Tetap yang menjadi primadona BPHTB. Target kita selama setahun Rp 200 miliar. Realisasi Rp38.763.037.798. Kemudian yang cukup besar realisasinya dan ini membuktikan ekonomi kita tumbuh, itu di pajak restoran Rp36.161.431.313. Target Rp121.079.882.000,” paparnya.
Di samping kedua sektor pajak di atas, PPJ pun menghasilkan pendapatan yang memuaskan hingga 26 April 2019.
“Keempat PBB. Alhamdulillah capaiannya cukup luar biasa dari tahun lalu ditanggal dan bulan yang sama, yakni Rp15 miliar. Dari target Rp130 miliar. Ini sudah cukup tinggi. Sampai bulan Juni kami kejar kekurangan Rp6 miliar lagi. Kami optimis terkejar,” tutupnya.
Di sisi lain, pajak hotel pun menghasilkan pendapatan yang terbilang besar dibanding objek pajak lainnya, yakni Rp12 miliar, dari target sebesar Rp45 miliar di tahun 2019. Kemudian reklame, realisasi sebesar Rp12 miliar.(rzt)




Comments (3)
https://www.riauhits.com/berita-pemasukan-tertinggi-pad-kota-pekanbaru-berasal-dari-6-jenis-pajak-ini.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply