Hotel untuk Penginapan Tenaga Kesehatan Covid-19 sudah tidak Lagi Dibayar? Ini Kata Sekda Pekanbaru

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Salah satu tempat menginap tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas menangani pasien Covid-19 adalah Hotel Ayola Pekanbaru. Akan tetapi, kabarnya pembayaran biaya penginapan itu kini sudah dihentikan Pemerintah Kota Pekanbaru. Itu berarti, pemerintah tidak lagi menyediakan penginapan bagi petugas kesehatan yang berada di garda terdepan penanganan kasus Corona tersebut di Kota Bertuah.

Merespons hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, H Muhammad Jamil, belum mengetahuinya. Ia pun menyarankan agar hal itu menanyakan langsung kepada Dinas Kesehatan (Diskes).

"Siapa bilang? Ndak ada. Belum ada orang itu (Diskes) konfirmasi ke kami," ucapnya, Selasa (15/12/2020).

Di sisi lain, menurut Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih, kabar dihentikan pembayaran hotel untuk menginap tenaga kesehatan Covid-19 itu memang benar. Meski demikian, sambungnya, saat ini pembayaran belum benar-benar dihentikan.

"Salah satu dokter RSD Madani telpon TU. Saya dengar itu katanya mau dihentikan, tapi itu belum dihentikan sama sekali. Menurut Kepala TU, anggarannya sudah habis," tuturnya.

Namun, ia mengaku belum dapat memastikan informasi tersebut. Kendati demikian, imbuhnya, sejauh ini tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di RSD Madani masih menginap di Hotel Ayola Pekanbaru.

"Saya belum dapat info jelasnya. Pegawai RSD Madani di sana semua, yang merawat pasien," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-hotel-untuk-penginapan-tenaga-kesehatan-covid19-sudah-tidak-lagi-dibayar-ini-kata-sekda-pekanbaru.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)