Gali Sumur Bor, Warga Pulau Burung Inhil Temukan Gas Diduga Metana

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PULAU BURUNG - Pengeboran tanah di depan rumah warga bernama Rauzi (50) di Dusun Besika Jaya, RT 001 RW 005 Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil), Riau, mengejutkan masyarakat sekitar. Hal itu karena adanya semburan gas dari dalam bumi di sekitar lokasi.

Kehebohan warga heboh karena semburan gas itu bisa memunculkan api jika dipantik dengan korek api. Pemerintah kecamatan setempat masih menunggu tim ahli geologi untuk penanganan selanjutnya karena semburan masih terjadi.

"Semburan gas masih ada. Sekarang tempat penyemburannya ditinggikan untuk menjaga keamanan," kata Camat Pulau Burung, Yusuf.

Diakuinya, pihaknya belum mengetahui seperti apa nantinya penanganan temuan semburan gas itu karena masih menunggu instruksi pimpinannya.

"Kami tak tahu, kami masih menunggu tim ahli. Saya tak berani bicara soal penanganan selanjutnya. Kemarin saya sudah bicara sama Pak Sekda, kata Pak Sekda kami enggak punya tim ahli. Tim ahli cuma ada di provinsi dan pusat," tuturnya.

Di samping itu, dia pun belum memastikan kapan akan mengundang ahli untuk meneliti semburan gas tersebut.

"Kami diminta Pak Sekda untuk standby dulu dan amankan lokasinya. Karena (semburan gas) ini ada juga yang sifatnya satu minggu karena ada zat metana nama kandungannya katanya. Tapi, sebelum diteliti, kami belum tahu kan. Jadi, kami tunggu tim ahli turun dulu," paparnya.

Semburan gas itu, sambungnya, terdapat di areal tanah gambut, yang kemungkinan gasnya mengandung metana.

"Itu baru kemungkinan-kemungkinan. Harus diteliti dulu. Kemudian apakah memang ada cadangan gas atau kandungan hal-hal lain. Jadi, kesimpulannya kami masih menunggu petunjuk pimpinan," jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, guna menjaga keamanan, polisi dan TNI sudah memasang garis polisi dan pagar kayu di sekitar lokasi agar warga tidak mendekat.

"Kami minta warga untuk tidak mendekat karena aroma gas seperti kami ketahui bisa membahayakan. Tapi, yang ini saya tidak berani mengatakan bahaya atau tidak, karena belum diteliti," ungkapnya.

Semburan gas itu pada mulanya secara tidak sengaja ditemukan warga yang sedang membuat sumur bor di Dusun Besika Jaya RT 01 RW 05 Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Rabu (19/12/2018) malam. Kedalaman pengeboran sumur sudah sekitar 34 meter dan menyemburkan air saat menjelang sore.

Pekerja lantas berisitirahat. Usai salat magrib, air masih menyembur, tapi tercium aroma gas. Salah satu pekerja memantik korek api ke semburan gas hingga api menyala.

"Di sini jarang dapat air kalau pengeboran masih 34 meter. Biasanya 100 meter baru dapat air. Jadi, warga ramai-ramai ke lokasi menyaksikan semburan gas yang dinyalakan warga," kata Hardiyanto.

Diterangkannya, pekerja sumur bor sempat mencoba menutup lubang pipa yang dinyalakan api menggunakan kain. Kemudian api padam.

"Setelah dinyalakan korek api, api menyala lagi," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-gali-sumur-bor-warga-pulau-burung-inhil-temukan-gas-diduga-metana.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)