Bawaslu Rohul Beri Pemantapan Pengawasan untuk Panwascam Jelang Pileg 2019

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PASIRPANGARAIAN - Pemantapan pengawasan ke seluruh anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan‎ (Panwascam) menjelang Pemilu 2019 diberikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Rakor Evaluasi Pengawasan Kampanye Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu tahun 2018 di Hotel Gelora Bakti, Pasirpangaraian, Jumat (26/10/2018).

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran‎ Bawaslu Riau Gema Wahyu Adinata SH, Ketua Bawaslu Kabupaten Rohul Fajrul Islami Damsir SH, MH, serta empat Komisioner Bawaslu Rohul lain, anggota Panwascam dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Rohul, hadir dalam rakor tersebut.

Menurut Ketua Bawaslu Kabupaten Rohul, Fajrul Islami Damsir, Rakor Evaluasi dilakukan untuk memantapkan serta memberikan pemahaman ke Panwascam dalam proses pengawasan di tingkat kecamatan di tahapan kampanye Pemilu 2019.

"Ini konsen kami, agar (Panwascam) betul-betul memaksimalkan seperti disampaikan pimpinan tadi, memaksimalkan kinerja, pengawasan dan juga menjaga hak kontitusi," katanya.

Sejauh ini, imbuhnya, Bawaslu Rohul belum menerima indikasi pelanggaran Pemilu, tetapi mereka ada beberapa temuan‎ dan sudah diklarifikasi, salah satunya indikasi pelanggaran dilakukan oknum kepala desa.

Ditanyakan, apa saja kendala dihadapi Panwascam sejauh ini, dia menyebut di antaranya adalah memantau lini per lini, salah satunya pengawasan calon legislatif (Caleg) yang melakukan sosialisasi door to door atau sosialisasi dari pintu ke pintu di tahapan kampanye.

Sementara itu, terkait alat peraga kampanye atau APK, dia menyebut, sepanjang APK ada unsur kumulatif atau citra diri, tentunya Bawaslu Rohul akan melakukan penertiban. Anggota ‎Bawaslu Riau, Gema Wahyu Adinata menyatakan, ada beberapa hal yang disampaikan kepada anggota Panwascam di Kabupaten Rohul di tahapan kampanye.

"Ini kan tahapan kampanye, tahapan yang paling banyak menyita energi, tidak hanya bagi peserta Pemilu, tapi bagi pengawas Pemilu dan penyelenggara. Ini yang paling banyak potensi pelanggaran, potensi konflik di sini," paparnya.

‎Adapun pihaknya menyampaiakan, ke seluruh Panwascam lakukan upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran secara maksimal, tidak ada batas dalam pencegahan, semua harus dilakukan untuk mencegah potensi pelanggaran Pemilu. Diakuinya, masih banyak kendala dialami Panwascam dan yang paling menonjol ialah mereka belum mendapatkan tafsir yang jelas tentang apa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Gema pun berharap‎, dari rakor evaluasi, proses pengawasan dilakukan Panwascam berjalan lancar. Seluruh kendala di lapangan secara berkala juga terus dicarikan‎ solusi penyelesaian oleh Bawaslu Riau, baik berdasarkan regulasi maupun kebijakan yang diambil. Dia pun mengimbau seluruh anggota Panwascam di Kabupaten Rohul untuk melakukan upaya pencegahan semaksimal mungkin karena mencegah jauh lebih baik dari pada mengobati.

"Mencegah juga tidak banyak mengeluarkan energi dari penindakan," tandasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-bawaslu-rohul-beri-pemantapan-pengawasan-untuk-panwascam-jelang-pileg-2019.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)