APSAI Bengkalis Sarankan Pemerintah "Jemput Bola" Terkait Akta Kelahiran

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) BENGKALIS - Pemenuhan hak anak seperti akta kelahiran menjadi tanggung jawab bersama. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak (APSAI) Kabupaten Bengkalis, Masuri SH. Ia pun membenarkan kalau setidaknya 79.694 anak umur 0-18 tahun di Kabupaten Bengkalis belum memiliki akta kelahiran.

"Seperti yang disampaikan ibu Wasiah (Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) benar, memang didapati 79 ribu lebih akta kelahiran, baik laki-laki maupun perempuan, belum terpenuhi," ucapnya, Kamis (3/10/2019).

Ketua Kadin Bengkalis itu menilai, perangkat daerah (PD) perlu bersinergi agar akta bagi anak yang belum memilikinya dapat terpenuhi.

"Ini bukan sesuatu hal yang dianggap gagal. Cuma tinggal peningkatan, sinergis antara intansi yang menangani tentang itu, bagaimana bisa sama-sama. Kalau kami memiliki program akta gratis, tetapi tidak menarik masyarakat untuk datang, ke depan bagaimana kami jemput bola bersama," tuturnya.

Lebih jauh, ia pun berharap untuk memenuhi hak anak atas akta kelahiran itu, pemerintah harus membuka dan menyiapkan sarana, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa agar pembuatan akta terlayani sampai kampung-kampung dengan baik.

"Kami dari APSAI mengimbau pemerintah menyiapkan sarana dari tingkat kecamatan sampai desa sehingga poin besar bisa dipenuhi. Ke depan, tidak lagi ditemui hak anak itu segitu banyak. Demi anak-anak kami, mari jemput bola," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-apsai-bengkalis-sarankan-pemerintah-jemput-bola-terkait-akta-kelahiran.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)