Pemprov Riau Digugat Terkait Utang Makan-Minum Rp834 Juta, Ini Komentar Sekdaprov
- Sabtu, 10 Agustus 2019
- 925 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Peletakan batu pertama pembangunan Universitas Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di KM 12 Jalan Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar pada 24 Agustus mendatang akan dilakukan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Menteri Agama (Menag) Arab Saudi Abdulrahman Mohammed Amin.
Adapun universitas gratis bagi anak yatim dan kaum dhuafa itu diketahui bakal dibangun oleh Yayasan Wakaf Anak Yatim dan Miskin (Yawatim) Provinsi Riau. Menuruut Ketua Yawatim Riau, Ahmad Chodiri, di samping Gubri, Menteri Agama (Menag) Arab Saudi Abdulrahman Mohammed Amin pun dijadwalkan akan hadir pada acara itu. Ketua Umum Yawatim Asean Prof Dr Mahmud bin Mansyur, diketahui juga akan hadir dalam acara itu.
"Iya, insya Allah Pak Gubernur Riau dan Menteri Agama Arab Saudi akan melakukan peletakan batu pertama pada 24 Agusutus mendapatkan," ucapnya, Jumat (9/8/2019).
Diungkapkannya, pada acara peletakan batu pertama itu, juga akan digelar kegiatan lelang wakaf bangunan Universitas Anak Yatim dan Dhuafa tersebut.
"Jadi, nanti para pengusaha muslim nantinya juga akan hadir untuk memberikan spirit mewujudkan pembangunan universitas ini," sebutnya.
"Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan, rencana pembangunan universitas ini dapat segera diselesaikan karena di Malaysia memiliki universitas anak yatim dan kaum dhuafa dan sudah berjalan selama 15 tahun," bebernya.
Perencanaan pembangunan universitas itu, imbuhnya, akan berdiri di atas lahan sepehuhnya hasil wakaf oleh H Hasyim Jamadi, mantan pejabat Pemprov Riau. Dana yang diperlukan untuk tahap awal pembangunan universitas itu sebesar Rp13 miliar.
"Alhamdulillah dana ini sudah disiapkan melalui beberapa orang yang telah mewakafkan untuk pembangunan universitas ini," tuturnya.
Gubri Syamsuar sendiri menyambut baik rencana pembangunan universitas itu. Oleh seba itu, ia pun meminta dukungan dari semua pihak, terlebih kegiatan itu berorientasi kepada pendidikan.
"Alhamdulillah, saya sangat menyambut baik rencana ini. Tentu saja ini harus didukung, apalagi orientasinya jelas untuk pendidikan dan membantu mereka yang kurang mampu," ucapnya.(rzt)
Comments (3)
https://www.riauhits.com/berita-universitas-anak-yatim-dan-dhuafa-segera-dibangun-di-riau-peletakan-batu-pertama-oleh-gubri.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply