Tak Semua Siswa Miskin Diterima di Sekolah Negeri, Pemprov Riau Siapkan Bosda

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sekolah negeri di Provinsi Riau tidak mampu menampung semua siswa yang berasal dari keluarga miskin. Oleh sebab itu, demi menjalankan program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan Pemprov Riau, Dinas Pendidikan mengalihkan agar siswa tak mampu tersebut melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta.

Adapun Dinas Pendidikan Provinsi Riau sudah mengadakan rapat koordiansi bersama Widyaawara Disdik, Kepala sekolah SMA/SMK swasta untuk membahas persiapan penerimaan siswa miskin di SMA/SMK swasta. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Riau, Ahyu Suhendra, langkah ini diambil untuk memberikan solusi terhadap masyarakat tidak mampu atau miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri sehingga kekhawatiran masyarakat yang tidak bisa melanjutkan sekolah bisa diatasi.

"Alhamdulillah, kemarin kami sudah memanggil perwakilan dari sekolah swasta untuk memperkuat petunjuk teknis penyaluran dan penggunaan dana Bosda di sekolah swasta bagi siswa dari keluarga tidak mampu dan mereka bersedia dan sepakat untuk bekerja sama dengan kami dalam menyekolahkan siswa tidak mampu di sekolah swasta,” katanya, Kamis (16/7/2020).

Ia menerangkan, kepala sekolah swasta menyetujui program sekolah gratis kepada masyarakat Riau dengan cara memberikan dana Bosda kepada sekolah swasta bagi siswa tidak mampu sesuai dengan data-data yang masuk.

"Dengan adanya dana Bosda ini, tentu sesuai dengan harapan gubernur, tidak ada lagi siswa yang putus sekolah karena kondisi ekonomi. Dalam Bosda itu per siswa akan menerima sebanyak Rp400 ribu dan ini cukup membantu masyarakat,” tuturnya.

“Saat ini saya masih menunggu data siswa yang akan menerima dana Bosda. Nah, sampai saat ini saya belum menerima siswa yang tidak masuk melalui jalur afirmasi pada saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Kami minta segera didata dan bisa dipetakan siswa mana saja yang akan menerima anggaran dari Bosda ini. Lebih cepat lebih baik. Nanti saya akan minta ke panitia PPDB-nya,” paparnya.

Lebih jauh, dengan adanya persetujuan SMA/SMK swasta ini, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan MoU untuk menjalankan program sekolah gratis bagi siswa tidak mampu dan penerima dan Bosda dari Pemprov Riau.

“Setelah semua sepakat, kami lakukan MoU kepada seluruh sekolah SMA/SMK penerima Bosda. Jadi, tidak ada lagi masyarakat kami yang tidak melanjutkan sekolah, sesuai program wajib belajar 12 tahun,” tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-tak-semua-siswa-miskin-diterima-di-sekolah-negeri-pemprov-riau-siapkan-bosda.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)