IAEI Riau Pertanyakan Keseriusan Dirut BRK Terkait Konversi ke Syariah
- Kamis, 18 April 2019
- 845 likes
Pemilu 2019 di Pekanbaru Kondusif, Kapolda Lanjut ke Inhil dan Pelalawan
- Rabu, 17 April 2019
- 845 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sumber Daya Manusia (SDM) sektor perikanan di provinsi Riau masih terbatas. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau, Herman. Menurutnya, hal itu membuat 22 unit kapal bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI jenis 30 GT tidak dapat dioperasikan.
"Ada 27 unit kapal 30 GT yang diberikan oleh kementerian, hari ini mangkrak di pelabuhan, karena hanya 5 yang bisa beroperasi. Hal ini karena nelayan tidak bisa menggunakan kapal besar. Karena itu, SDM perikanan perlu dibenahi," ucapnya, Kamis (18/4/2019).
Ia menerangkan, nelayan Provinsi Riau masih memiliki kebiasaan one day one trip saat melaut, yang wilayah operasinya hanya sebatas perairan pantai.
"Kalau kami lihat, rata-rata nelayan kami masih beroperasi di perairan pantai, tidak bisa keluar. Kebiasaan nelayan kami di sini itu one day one trip, pergi pagi pulang sore," tuturnya.
Ditambahkannya, jika dilihat dari spesifikasi kapal yang digunakan nelayan di Riau, paling banyak nelayan menggunakan kapal dengan spesifikasi 5 GT.
"Kalau kapal 5 GT di Riau, jumlahnya mencapai lebih dari 6.000 unit. Yang 10 GT hanya 700 lebih, yang di atas 10 GT sampai 30 GT hanya 360 unit, dan yang 30-60 GT hanya 27 unit kapal," tutupnya.(rzt)
Comments (3)
https://www.riauhits.com/berita-sdm-perikanan-riau-terbatas-22-kapal-bantuan-tidak-dapat-dioperasikan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply