Polisi Masih Selidiki Kasus Temuan Mayat di Perairan Bengkalis

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS) PEKANBARU - Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki soal temuan sejumlah mayat di perairan Bengkalis. Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyatakan, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan terkait hal apa mayat-mayat ini sampai ditemukan mengapung di perairan Bengkalis.

Meski begitu, imbuhnya, diduga 11 mayat yang sejauh ini ditemukan merupakan korban dalam satu kejadian yang sama. Sebab, dari keterangan sejumlah pihak keluarga korban yang mayatnya sudah berhasil diidentifikasi, para korban sama-sama bekerja di Malaysia.

"Belum bisa kami simpulkan terkait apa. Namun, dari keterangan keluarga korban yang mayatnya berhasil diidentifikasi, yakni almarhum Marian Suhadi dan Paisal Ardiyanto, korban mengaku sedang berada di Malaysia dan akan pulang ke Indonesia pada 21 November 2018," ucapnya saat konferensi pers di RS Bhayangkara Polda Riau, kemarin.

Polisi, imbuhnya, kini sedang berkoordinasi dengan LO yang ada di Malaysia terkait temuan mayat ini. Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, kembali berhasil mengidentifikasi satu mayat lagi. Mayat itu ditemukan mengambang di perairan Selat Malaka beberapa waktu lalu. Mayat itu adalah mayat keempat yang berhasil diidentifikasi Tim DVI.

Adapun korban teridentifikasi sebagai Paisal Ardiyanto, umur sekitar 24 tahun. Korban berasal dari Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Menurut Kabid Dokkes Polda Riau Kombes Pol dr. Adang Azhar, korban berhasil diidentifikasi berdasarkan data medis dan propertis.

"Jenis kelamin laki-laki. Ada kesesuaian data propertis, yakni pakaian yang terakhir kali dipakai korban. Baju dan celananya. Kemudian khas tingginya, sekitar 177 cm," tuturnya.

Kabid Dokkes menerangkan, total sudah 10 mayat yang diterima pihak RS Bhayangkara Polda Riau, empat di antaranya sudah berhasil diidentifikasi. Tiga mayat sebelumnya teridentifikasi sebagai Ujang Chaniago dan Mimi Dewi asal Sumbar dan Marian Suhadi asal Langkat, Sumut. Jumlah mayat yang ditemukan di perairan Selat Malaka sudah 11 korban.

Akan tetapi, satu mayat sudah dikebumikan di daerah Dumai, sedangkan 10 mayat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau guna diidentifikasi.

"Kami terus bekerja melakukan proses identifikasi. Dibantu oleh tim Inafis juga. Sudah ada 11 orang yang melaporkan terkait kehilangan anggota keluarga," jelasnya.

Sisa kini ada 6 mayat lagi yang belum teridentifikasi identitasnya. Kabid Dokkes mengungkapkan, seiring proses pengambilan dan pendalaman data antemortem, pihaknya juga mengupayakan identifikasi lewat tes kecocokan DNA.

"Semua sampel sudah diambil. Jadi nanti jika memang data antemortemnya sudah mencukupi, tidak perlu menunggu hasil tes DNA. Karena tes DNA memakan waktu yang cukup lama," terangnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://www.riauhits.com/berita-polisi-masih-selidiki-kasus-temuan-mayat-di-perairan-bengkalis.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)