Modus Mengaku Suruhan Orangtua ke Sekolah, Penculik Cabuli Pelajar di Dumai
- Senin, 09 Maret 2020
- 1034 likes
Kapolres Rohil Imbau Warga Waspadai Paham Radikal dan Hoaks Jelang Pilkada
- Sabtu, 07 Maret 2020
- 1034 likes
(RIAUHITS.COM) BANGKINANG - Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 19 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Kampar pada Senin (9/3/2020) sore dipimpin langsung oleh Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto. Adapun pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berdasarkan surat keputusan Bupati Kampar Nomor: SK 281/287/III/2020 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Diketahui, dari 19 orang pejabat eselon II ini, 10 orang pejabat bertahan dan sisanya berpindah posisi dan sebagian ada yang kembali ke posisi lama, seperti H Azwan yang kembali ke posisi lamanya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar. Kemudian, Azwan menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Kampar yang dilantik Bupati H Azis Zaenal (almarhum).
Adapun yang menjadi sorotan dalam pelantikan ini adalah tergesernya Hendri Dunan yang sudah cukup lama bertahan sebagai Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan Holtikultura. Ia diketahui sudah memimpin dinas ini empat era kepemimpinan bupati, yakni Bupati Kampar H Jefry Noer berlanjut Pj Bupati Syahrial Abdi, Bupati H Azis, dan Bupati Catur Sugeng Susanto.
Di samping itu, yang menjadi perhatian lainnya adalah tergesernya posisi Mahadi sebagai Kadis Perhubungan Kampar. Diketahui, dua hari ini nama Mahadi banyak disebut-sebut setelah aksi Sekretaris Daerah Kampar H yang menyoroti banyaknya truk yang masuk kota. Sepuluh pejabat yang bertahan di posisinya, yaitu Arizon sebagai Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar. Kemudian, Zulfahmi sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia Sumber (BKPSDM).
Lalu, Usman Amin yang kembali dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan. Ardi Mardiansyah yang sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Kampar menjadi Kepala Badan Defenitif Kesbangpol Kabupaten Kampar. Febrinaldi Tri Darmawan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kampar. Afdhal dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kampar. Berikutnya, Chalisman yang kembali dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.
Di sisi lain, Ahmad Yuzar kembali dilantik menjadi dari Asisten I atau Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kampar. Ramlah pun kembali dilantik sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Kampar dan Muhammad kembali dikukuhkan dan diambil sumpahnya sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar. Sementara itu, sembilan orang menempati pos baru, yakni Mahadi yang sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kampar menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar.
Suhermi dari Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM menjadi Asisten II Setdakab Kampar. H Bustan dari Kepala Dinas Perkebunan Kampar menjadi Kepala Dinas Pertanian Tanamanan Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar menggantikan Hendri Dunan. Hendri Dunan sendiri digeser menjadi Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Lantas, Amin Filda dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar.
H Azwan yang sebelumnya Asisten II (Asisten Perekonomian dan Pembangunan) Setdakab Kampar kembali ditarik menjadi Kepala Bappeda Kampar. Syahrizal dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar menjadi Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar. Kemudian, Afrizal dari Kepala Bappeda Kampar menjadi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar dan Zamzami dari Kepala Dinas
Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM menjadi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar.
Dalam arahannya, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini sudah melalui tahapan dan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Terkait dengan ada satu OPD, yakni Kesbangpol sekarang telah menjadi badan, imbuhnya, sudah dilakukan seleksi terbuka dan sudah melalui tahapan, yakni melalui evaluasi dan uji kompetensi.
"Ini melalui seleksi sehingga Bapak-Ibu memiliki nilai sendiri-sendiri," katanya.
Pelantikan jabatan ini, sambungnya, merupakan hal yang biasa dan pasti akan dijumpai sebab itu adalah jabatan karier. Disampaikannya, dalam penempatan pejabat ini, pimpinan melihat semua secara komprehensif dan bukan oleh suka dan tidak suka (like and dislike). Ditegaskannya, dalam bersumpah, jangan sampai menyalahgunakan kewenangan yang ada.
"Jangan merasa mentang-mentang eselon dua. Bagaimana dapat membuat manajerial yang apik, bagus dan kompak dengan eselon tiga empat dan staf sehingga membuat program yang baik berorientasi kepada hasil bersentuhan dan dapat dirasakan rakyat," paparnya.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Partai Golkar ini kemudian menyarankan agar kepala OPD meningkatkan kinerja termasuk meningkatkan nilai B yang diberikan Kementerian PAN-RB Dalam hal Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP). Di sisi lain, ia pun menyinggung soal posisi staf ahli. Dalam pandangannya, jabatan staf ahli itu jabatan mulia sebab melekat ada nama bupati.
"Kalau staf ahli hilang, bisa menjadi bupati. Kalau wakil rakyat hilang, jadi rakyat kembali," tuturnya.
Staf ahli, kata dia lagi, juga merupakan jabatan eselon dua dan khusus tahun ini ia akan memberikan mobil dinas baru untuk staf ahli bupati.
"Tunjangan jabatan sama maka etos kerja sama. Staf ahli kasih masukan ke bupati. Staf ahli sama dengan OPD lain. Saya berikan anggaran dan mobil baru. Yang sedih itu nggak ada jabatan. Banyak yang menunggu, tapi ya sabar dulu, tunggu. Pimpinan terus berikan penilaian," sebutnya.
"Yang dilantik jangan berlebihan. Jangan pernah menyesali jabatan yang diberikan pimpinan," tutupnya.
Inilah 19 Pejabat Eselon II yang dilantik kemarin:
1. Arizon sebagai Kepala Diskominfo dan Persandian.
2. Mahadi (Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip).
3. Zulfahmi (Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Sumber Daya Manusia).
4. Suhermi (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Kampar.
5. Bustan (Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura).
6. Usman Amin (Kepala Dinas Perikanan).
7. Hendri Dunan (Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Kemasyarakatan dan SDM).
8. Amin Filda (Kepala Dinas Perhubungan).
9. Ardi Mardiansyah (Kepala Badan Kesbangpol).
10. H Azwan (Kepala Bappeda).
11. Syahrizal (Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan).
12. Febrinaldi Tri Darmawan (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa).
13. Afdhal (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang).
14. Chalisman (Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman).
15. Afrizal (Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM).
16. Ahmad Yuzar (Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab).
17. Ramlah (Sekretaris DPRD).
18. Zamzami (Kepala Dinas Sosial).
19. Muhammad (Kepala Inspektorat).
(rzt)
Comments (3)
https://www.riauhits.com/berita-lantik-19-pejabat-eselon-ii-ini-pesan-bupati-kampar.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply