Kasus DBD Masih Rendah di Pekanbaru, Diskes Minta Warga Tetap Antisipasi
- Minggu, 17 Februari 2019
- 1376 likes
(RIAUHITS.COM) - Hari Jumat merupakan hari yang dimuliakan dalam Islam. Keutamaan Hari Jumat sangatlah banyak. Oleh karena itu, amalan apa pun yang dilakukan di hari ini dipandang memiliki nilai ibadah tinggi, terutama sholat wajib dan sunat.
Seperti dilansir oleh situs NU.or.id, keutamaan hari Jumat dinukilkan dalam hadits riwayat Ibnu Majah disebutkan, “Hari Jum’at adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam.”
Ada banyak keutamaan dan manfaat bila mengerjakan amaliyah sunah Jum’at. Sebab itu, Rasulullah menganjurkan memperbanyak ibadah dan melakukan amalan sunah di hari Jum’at.
Di antara amalan sunah yang dianjurkan di hari Jum’at ialah membaca surat-surat tertentu pada saat shalat lima waktu.
Sedangkan pada saat shalat Jum’at, dianjurkan membaca surat Al-Jumu’ah dan Al-Munafiqun, atau membaca surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah.
Hari Jum’at adalah hari yang terpilih sebagai ‘sayyidul ayyam’, pemimpin hari-hari dalam setiap pekannya.
Hari yang di dalamnya terdapat beragam kejadian penting dalam sejarah Islam, seperti hari di mana dulu nabi Adam diciptakan dan kemudian harus turun ke bumi.
Dalam Buku berjudul Fadhilah Hari Jum’at yang disusun oleh Moh. Sanusi disebutkan,
Menurut Ibnul Qayyim al-Jauziah, “Hari Jum’at adalah hari ibadah. Dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, hari Jum’at laksana bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Waktu mustajab pada hari Jum’at seperti waktu mustajab pada malam Lailatul Qadar di bulan Ramadhan”.
Dalam sebuah hadits (diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud, dan Nas’i disahkan oleh Tirmidzi) dijelaskan, “Sungguh, sebaik-baik hari dan matahari masih terbit adalah hari Jum’at yang suci. Pada hari itulah Adam diciptakan, di waktu itu ia dimasukkan ke dalam surga, dan di waktu itu pula ia dikeluarkan dari surga. Kiamat pun tidak akan terjadi, kecuali pada hari Jum’at”
Dalam hadits yang lain (diriwayatkan oleh Muslim) dijelaskan tentang keutamaan beribadah pada hari Jum’at,
“Barang siapa berwudhu dengan sempurna, kemudian ia ikut shalat Jum’at, mendengarkan khutbah dan diam, maka dosa yang ia lakukan antara hari itu sampai Jum’at yang telah lalu ditambah tiga hari berikutnya, diampuni oleh Allah. Dan, barang siapa menyentuh kerikil (main-main ketika khatib sedang berkhutbah), maka sangatlah sia-sia”.
Hari Jum’at menjadi sebuah cermin bagi kualitas amal sepekan seorang hamba, sebagaimana bulan Ramadhan yang menjadi cerminan amal setahunnya.
Jika amalnya pada hari Jum’at tersebut baik, seolah-olah menggambarkan amalnya pada pekan tersebut juga baik. Sebagaimana bulan Ramadhan, jika ibadah di dalamnya baik, baik pula amalnya pada tahun tersebut, begitu juga sebaliknya (halaman 29-30).
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra., bahwasannya Nabi Muhammad SAW, pernah bersabda; “Amal kebaikan itu akan berlipat ganda (pahalanya) pada hari Jum’at”.
Sementara dalam riwayat lain dari Ka’ab Ra, Nabi Muhammad SAW, juga pernah bersabda:
“Pahala bersedekah akan berlipat-lipat ganda di hari Jum’at.”
Dari penjelasan kedua hadits tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa bersedekah pada hari Jum’at jauh lebih baik daripada hari-hari yang lainnya .
Selain itu, Jum’at juga menjadi hari yang mustajab atau terkabulnya doa. Maka, dianjurkan bagi umat Islam untuk memperbanyak berdoa pada malam atau di hari Jum’at. (kha)
Comments (3)
https://www.riauhits.com/berita-bagi-kamu-umat-islam-berikut-informasi-seputar-kemuliaan-hari-jumat-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply